Selamat Datang di Website PP. Nurul Islam
Mojokerto – SMP UBQ Nurul Islam sukses menggelar rangkaian Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Masa Khidmah 2026/2027 dengan mengusung tema “Together for Excellent, Guided by the Quran.” Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna Nurul Islam 2 dan menjadi bagian dari proses pendidikan demokrasi serta kaderisasi kepemimpinan bagi peserta didik.
Sebelum pemungutan suara, para pasangan calon mengikuti sesi debat yang dilaksanakan pada 19 Juni 2026. Debat tersebut menjadi ajang penyampaian visi, misi, dan program kerja kepada seluruh siswa sekaligus sarana untuk melatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta berpikir kritis.
Puncak kegiatan berupa pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS dilaksanakan pada 22 Juni 2026. Berdasarkan hasil pemungutan suara, Muhammad Sirrul Asrar Fima Yahtaju dari kelas VIII TA 1 terpilih sebagai Ketua OSIS, didampingi Nadila Putri Rahmawati dari kelas VIII ICP sebagai Wakil Ketua OSIS SMP UBQ Nurul Islam Masa Khidmah 2026/2027.

Kepengurusan OSIS yang baru nantinya akan mengemban amanah organisasi yang beranggotakan 60 siswa, sekaligus menjadi motor penggerak berbagai program kesiswaan di lingkungan sekolah.
Kepala SMP UBQ Nurul Islam, H. M. Ikhsan, S.Kom., S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengalaman berorganisasi melalui OSIS merupakan bekal penting bagi para siswa untuk masa depan.
"Menjadi pengurus OSIS adalah pengalaman yang sangat bermanfaat. Apa yang dipelajari dalam organisasi ini kelak dapat diimplementasikan ketika terjun di tengah masyarakat," ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa OSIS merupakan wadah pembelajaran kepemimpinan yang menuntut amanah dan tanggung jawab.
"Menjadi pengurus OSIS berarti belajar menjadi pemimpin yang amanah dan penuh tanggung jawab. Selain itu, pengurus OSIS harus mampu memberikan suri teladan yang baik bagi teman-teman sebayanya," tambahnya.
Melalui proses pemilihan yang berlangsung demokratis dan edukatif ini, SMP UBQ Nurul Islam berharap kepengurusan OSIS Masa Khidmah 2026/2027 dapat menghadirkan berbagai program inovatif, memperkuat karakter kepemimpinan siswa, serta menjadi teladan dalam mewujudkan budaya sekolah yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. (yah/den)
