Selamat Datang di Website PP. Nurul Islam
MOJOKERTO — Institut Nurul Islam resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Guest House Nuris 2, Senin (3/8/2026). Mengusung tema "Berakar Dharma, Bertumbuh dalam Karsa, Bergerak Membawa Daya", perhelatan ini menjadi gerbang awal bagi 198 mahasiswa baru.
Ketua Panitia PKKMB 2026, Ghulam Jauhari, dalam laporan pembukaannya menegaskan peran strategis mahasiswa baru di tengah dinamika zaman. Menurut mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester 5 ini, status mahasiswa membawa tanggung jawab moral dan intelektual yang besar.
"Mahasiswa baru merupakan agent of change yang dituntut kreatif, inovatif, dan memiliki kemampuan berpikir kritis serta berakhlaqul karimah," tegas Ghulam di hadapan jajaran rektorat, dekanat, dewan dosen dan peserta PKKMB.
Sementara itu, Rektor Institut Nurul Islam, Dr. KH. A. Siddiq, S.E., M.M., dalam amanatnya menekankan bahwa menjalani proses akademik di lingkungan Institut Nurul Islam merupakan langkah awal menuju kehidupan yang diliputi keberkahan.
"Mahasiswa/i, berbanggalah kalian menjadi bagian dari Institut Nurul Islam. Insyaallah kampus kita ini barokah. Mantapkan hati, tetapkan jiwa, menjadi bagian dari Nurul Islam insyaallah barokah. Betapa pentingnya hidup penuh berkah," ujar beliau penuh kehangatan.

Lebih lanjut, Rektor mengingatkan agar para mahasiswa menjalani proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh serta menjaga komitmen kelulusan sejak hari pertama menginjakkan kaki di kampus.
"Laksanakan perkuliahan dengan baik. Kampus kita tidak hanya membimbing, tapi insyaallah mewarnai kehidupan kalian yang diliputi nilai keberkahan. Masuk bersama, lulus bersama, tepat waktu," pesan Rektor.
Di tengah pengarahannya, KH. A. Siddiq juga memberikan penguatan spiritual yang mendalam mengenai bahaya besar apabila suatu masyarakat mulai berpaling dan menjauhi para ulama atau ahli agama. Beliau memaparkan, kondisi tersebut dapat memicu datangnya tiga musibah besar dalam kehidupan.
Pertama, dicabutnya keberkahan dari usaha dan rezeki. Harta atau hasil kerja mungkin secara kasat mata tampak melimpah, namun kering dari manfaat, cepat habis tanpa kebaikan, serta tidak mendatangkan ketenangan jiwa. Musibah kedua adalah hadirnya penguasa yang zalim, di mana masyarakat dipimpin oleh penguasa yang semena-mena dan tidak peduli pada rakyat sebagai cerminan hilangnya rasa hormat terhadap ilmu agama. Sedangkan musibah ketiga merupakan puncaknya, yakni ancaman wafat dalam keadaan akidah yang rusak atau su'ul khatimah karena jauh dari bimbingan petunjuk kebenaran.
Pada penerimaan tahun ini, sebanyak 198 mahasiswa baru tercatat tersebar di enam program studi unggulan, meliputi Ekonomi Syariah sebanyak 65 mahasiswa, Perbankan Syariah 34 mahasiswa, Pendidikan Agama Islam 28 mahasiswa, Tadris Bahasa Inggris 26 mahasiswa, Tadris Matematika 23 mahasiswa, serta Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir sebanyak 22 mahasiswa.
Rangkaian kegiatan PKKMB 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 3–7 Agustus 2026, sebagai pembekalan awal orientasi akademik dan budaya kampus bagi para mahasiswa baru. (den)