Logo PP. Nurul Islam

Selamat Datang di Website PP. Nurul Islam

Logo PP. Nurul Islam

Haflah Miladiyyah Muassis di Nurul Islam 1, Romo Kiai Tegaskan Kekuatan Wiridan dan Doa

Haflah Miladiyyah Muassis di Nurul Islam 1, Romo Kiai Tegaskan Kekuatan Wiridan dan Doa
01 Jul 2026 Admin 1 views BERITA

Mojokerto – Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Nurul Islam 1 pada Rabu (1/7/2026) sore saat seluruh santri, dewan guru, dan seluruh keluarga besar pesantren mengikuti Haflah Miladiyyah Muassis. Kegiatan tersebut digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas milad Muassis sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Dr. KH. A. Siddiq, S.E., M.M., yang dirangkaikan dengan wiridan dan mauidhoh hasanah.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan salawat, wiridan dan munajat bersama yang berlangsung penuh kekhusyukan. Doa dipanjatkan untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran dalam menyambut kedatangan santri baru dan memasuki tahun ajaran 2026/2027.

Dalam mauidhoh hasanahnya, Romo Kiai menyampaikan bahwa wiridan sore tersebut memiliki beberapa tujuan penting. Salah satunya adalah mendoakan para santri baru agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menuntut ilmu. Beliau juga berpesan agar para santri mampu membangun persaudaraan dengan teman-teman baru sehingga tercipta kehidupan pesantren yang rukun dan harmonis.

"Santri harus rukun dengan teman-teman barunya. Ilmu akan menghidupkan ruhaniyah, sedangkan air akan menghidupkan jasmaniyah."

Beliau kemudian menjelaskan filosofi jargon Pondok Pesantren Nurul Islam, "Dulur Tunggal Guru, Dulur Tunggal Banyu." Menurut Romo Kiai, jargon tersebut mengandung makna bahwa guru menjadi jalan hadirnya ilmu yang menghidupkan ruhani, sementara air menjadi sumber kehidupan jasmani. Keduanya merupakan fondasi yang harus dijaga dalam kehidupan seorang santri.

Selain itu, Romo Kiai mengajak seluruh keluarga besar pesantren untuk terus bermunajat menyongsong tahun ajaran baru agar seluruh rangkaian pendidikan diberikan kemudahan, kelancaran, kesuksesan, dan keberkahan oleh Allah SWT.

Pada kesempatan tersebut, beliau juga mengenang sejarah berdirinya Asrama Induk Nurul Islam 1 sebagai cikal bakal berkembangnya Pondok Pesantren Nurul Islam. Menurut beliau, perjalanan pesantren tidak lepas dari kekuatan doa dan istiqamah dalam berwirid.

"Asrama Induk Nurul Islam 1 adalah cikal bakal berdirinya Pondok Pesantren Nurul Islam. Pondok ini dibangun dengan modal wiridan. Jangan pernah meremehkan doa, karena kekuatan wiridan dan munajat memiliki pengaruh yang sangat besar dalam setiap ikhtiar."

Sebagai wujud penghormatan dan ungkapan rasa syukur atas milad Muassis, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan kado dan cinderamata kepada Dr. KH A. Siddiq, S.E., M.M. Prosesi tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi simbol doa serta rasa hormat dari keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Islam 2 kepada Muassis dan Pengasuh.

Haflah Miladiyyah Muassis di Pondok Pesantren Nurul Islam 1 menjadi momentum untuk memperkuat tradisi spiritual yang telah diwariskan para muassis. Melalui wiridan, doa, dan mauidhoh hasanah, seluruh keluarga besar pesantren diajak menyongsong tahun ajaran baru dengan semangat kebersamaan, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah SWT. (den)

Bagikan Artikel: