Logo PP. Nurul Islam

Selamat Datang di Website PP. Nurul Islam

Logo PP. Nurul Islam

NURIS Cetak Sejarah! Sembilan Pimpinan Komisariat IPPNU Resmi Berdiri Sekaligus

NURIS Cetak Sejarah! Sembilan Pimpinan Komisariat IPPNU Resmi Berdiri Sekaligus
26 Jul 2026 Admin 13 views BERITA

Mojokerto – Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam (NURIS) menorehkan sejarah dalam penguatan kaderisasi pelajar putri Nahdlatul Ulama. Dalam rangkaian Pelantikan dan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur Masa Khidmat 2026–2029, Sabtu (25/7), sembilan Pimpinan Komisariat (PK) IPPNU di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam resmi dikukuhkan secara bersamaan di Gedung Serba Guna NURIS 2.

Pengukuhan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan kaderisasi di lingkungan NURIS. Dengan berdirinya sembilan komisariat pada berbagai jenjang pendidikan, proses pembinaan kader kini semakin terstruktur, mulai dari tingkat madrasah, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi.

Prosesi pengukuhan dilaksanakan melalui penyematan gordon sebagai simbol resmi berdirinya kepengurusan komisariat. Penyematan dilakukan langsung oleh Ketua PW IPPNU Jawa Timur dengan didampingi Ketua PC IPPNU Kabupaten Mojokerto. Momen ini menjadi peneguhan bahwa kaderisasi merupakan denyut nadi organisasi yang harus terus dijaga agar estafet perjuangan Nahdlatul Ulama tetap berlanjut dari generasi ke generasi.

Adapun sembilan Pimpinan Komisariat yang resmi dikukuhkan meliputi PK MTs 1 Nurul Islam, PK MTs 2 Nurul Islam, PK SMP UBQ Nurul Islam, PK SMP 2 Transains Nurul Islam, PK SMA Global School Nurul Islam, PK SMK UBP Nurul Islam, PK MA 1 Nurul Islam, PK MA 2 Addauliah Nurul Islam, dan PK Institut Nurul Islam.

Keberadaan sembilan komisariat tersebut diharapkan menjadi wadah strategis bagi para pelajar putri untuk mengembangkan kepemimpinan, meningkatkan kapasitas intelektual, memperkuat karakter, serta menginternalisasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah sejak dini. Komisariat juga menjadi ruang belajar berorganisasi yang akan melahirkan kader-kader perempuan NU yang siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat. (den)

Bagikan Artikel: