Logo PP. Nurul Islam

Selamat Datang di Website PP. Nurul Islam

Logo PP. Nurul Islam

Muwaddaah Angkatan XIV, Langkah Awal 469 Santri Nurul Islam Mengabdi untuk Umat

Muwaddaah Angkatan XIV, Langkah Awal 469 Santri Nurul Islam Mengabdi untuk Umat
12 Jul 2026 Admin 30 views BERITA

Mojokerto – Pondok Pesantren Nurul Islam menggelar Muwaddaah Angkatan XIV di Gedung Serba Guna (GSG) PP Nurul Islam 2, Ahad (12/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum pelepasan 469 santri, terdiri atas 318 santri MA 1 Nurul Islam dan 151 santri SMK UBP Nurul Islam, yang telah menuntaskan seluruh rangkaian pendidikan sekaligus memenuhi syarat kelulusan sebagai santri Pondok Pesantren Nurul Islam.

Seluruh santri yang mengikuti Muwaddaah telah menyelesaikan berbagai tahapan evaluasi akademik dan kepesantrenan, meliputi Ujian Sekolah/Madrasah, Ujian Praktik, Ujian Kompetensi Keahlian, Tentemen, Amaliyah Tadris, hingga Munaqasyah. Rangkaian tersebut menjadi syarat kelulusan yang harus dipenuhi sebelum dinyatakan menyelesaikan pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Islam.

Ketua Pelaksana, H. Abdul Kafi, M.Pd., menegaskan bahwa berakhirnya masa belajar di pesantren bukan berarti berakhir pula hubungan antara santri dengan para guru.

"Hubungan murid kepada guru tidak boleh terputus. Ikatan tersebut tidak dibatasi oleh waktu maupun tempat," ujarnya.

Menurutnya, menjaga silaturahmi, adab, dan penghormatan kepada guru merupakan bagian dari tradisi keilmuan pesantren yang harus terus dipelihara oleh setiap alumni di mana pun mereka berada.

Dalam mauidhotul hasanah, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Dr. KH. Ahmad Siddiq, S.E., M.M., berpesan agar seluruh ilmu yang telah dipelajari selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Islam tidak berhenti sebagai pengetahuan, melainkan diamalkan dan disebarluaskan kepada masyarakat.

"Ilmu yang telah dipelajari di Pondok Nurul Islam hendaknya diamalkan dan disebarluaskan. Buah dari ilmu adalah akhlakul karimah. Penuhilah diri dengan jiwa yang adi luhung dan santun, kemudian tebarkan kebaikan di tengah masyarakat sebagai bagian dari syiar Islam," dawuh Abah Yai.

Abah Yai juga mengingatkan para calon alumni agar senantiasa menjaga aqidah Ahlussunnah wal Jamaah dan memperkokoh keimanan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Mengutip firman Allah dalam Surah Luqman ayat 13, beliau menekankan pentingnya menjaga tauhid dalam situasi apa pun.

"Jaga aqidah Ahlussunnah wal Jamaah dan peliharalah keimanan. La tusyrik billah, jangan sekali-kali mempersekutukan Allah SWT, apa pun kondisinya dan seberat apa pun tantangan kehidupan yang dihadapi," pesan Abah Yai.

Muwaddaah Angkatan XIV menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan para santri sekaligus awal pengabdian mereka di tengah masyarakat. Berbekal ilmu yang diamalkan, akhlakul karimah yang terjaga, serta aqidah yang kokoh, para lulusan diharapkan mampu menjadi pribadi yang memberi manfaat, menjaga nama baik almamater, serta berkontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan berbagai persembahan dari santri MA 1 Nurul Islam dan SMK UBP Nurul Islamsebagai ungkapan rasa syukur, penghormatan kepada para guru, sekaligus persembahan terakhir sebelum para santri melanjutkan pengabdian dan kiprah di tengah masyarakat. (den)

Bagikan Artikel: